Asal Usul Nama Desa Mangge Na'e
Cari Berita

Advertisement

Asal Usul Nama Desa Mangge Na'e

Rabu, 06 Maret 2019

Kepala Desa Mangge Na'e, Ikraman 

Dompu, Lensa Post NTB - Mangge Na'e merupakan desa paling timur di Kabupaten Dompu yang berbatasan langsung dengan Desa Rora Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Menurut bahasa daerah Bima-Dompu, "mangge na'e" berarti "(pohon) asam besar". Bagaimanakah sejarahnya sehingga desa atau wilayah tersebut dinamai "Mangge Na'e" ? Kepala Desa Mangge Na'e, Ikraman kepada media ini menuturkan asal-muasal masyarakat Mangge Na'e adalah dari Donggo-Bima. "Menurut kabar dari orang tua, hijrah ke Dompu sekitar tahun 60-an," katanya mengawali ceritanya

Mulanya warga pindahan dari Donggo tersebut tinggal di Lamedu (sekarang So Lamedu terletak di sebelah selatan wilayah Desa Mangge Na'e). Setelah itu berpindah tempat di sebelah barat sungai. Konon tempat kedua tersebut akhirnya diberi nama Mudu yang berarti kebakaran. Karena saat itu terjadi bencana kebakaran yang mengakibatkan rumah-rumah warga terbakar semuanya. "Akhirnya masyarakat berpindah tempat lagi di sebelah timur sungai sampai sekarang," tuturnya.

Terkait penamaan Mangge Na'e itu, Ikraman mengemukakan ada 2 (dua) versi. "Di dekat sungai itu ada seorang kakek tinggal dan dia memiliki kandang kerbau di bawah pohon asam yang sangat besar. Untuk memudahkan diingat akhirnya diberi nama Mangge Na'e," kisahnya. Sedangkan versi kedua, Ikraman menyebutkan karena tempat asal warga adalah dari Mangge Na'e di Donggo Bima. "Karena berasal dari Mangge Na'e Donggo sehingga di sini diberi nama Mangge Na'e pula," jelasnya mengakhiri. (AMIN - TIM LENSA POST NTB)