FGD KLA di Dompu Hasilkan Beberapa Catatan Penting
Cari Berita

Advertisement

FGD KLA di Dompu Hasilkan Beberapa Catatan Penting

Selasa, 05 Maret 2019

Dompu, Lensa Post NTB - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu kemarin menggelar kegiatan Focus Discussion Group (FGD). Kegiatan yang menghadirkan OPD dan instansi terkait itu dalam rangka pencapaian indikator Kabupaten Dompu sebagai Kabupaten  Layak Anak (KLA). Peserta FGD dibagi dalam 6 kelompok diskusi. Setiap kelompok  membahas indikator - indikator yang tertuang dalam 5 klaster hak anak.
Kepala DP3A Kabupaten Dompu, Hj. Daryati Kustilawati, SE, M. Si menerangkan ada 24 indikator yang harus dicapai dari 5 klaster tersebut. Yaitu klaster Hak sipil dan kebebasan terdiri dari 8 indikator, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif 9 indikator, klaster kesehatan dan kesejahteraan 4 indikator,  klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya 3 Indikator dan klaster perlindungan khusus 3 indikator. FGD Senin siang (4/3) itu melahirkan sejumlah catatan penting yang perlu ditindaklanjuti untuk pemenuhan hak anak sebagaimana yang menjadi indikator KLA. Di antaranya adalah kasus perkawinan anak yang meningkat dalam 2 tahun terakhir. Instansi terkait yaitu DPPKB, Kemenag, Pengadilan Agama,  dan Dikpora harus bekerjasama untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) untuk mencegah perkawinan anak. "Perkawinan anak harus diturunkan angkanya kalau bisa zero," kata Daryati.
Catatan lain adalah keberadaan tempat penyeberangan  (zebra cross) dan halte di depan sekolah masih sangat minim. Hal itu menjadi PR bagi Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu.
Selanjutnya menyikapi kasus pemanahan dan pembacokan menggunakan senjata tajam yang melibatkan anak-anak sebagai korban dan pelaku, maka perlu ada aturan yang mengatur tentang jam malam. Dalam hal ini Sat Pol PP Dompu mengeluarkan surat edaran tentang pemberlakuan jam malam.Selain itu, keterlibatan anak dalam perencanaan pembangunan masih rendah.  Karena itu, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan  (Musrenbang) Tingkat kabupaten Dompu akan mengundang Forum Anak. (AMIN - TIM LENSA POST)