Panen Raya Jagung Nasional Dipusatkan Di Saneo Dompu
Cari Berita

Advertisement

Panen Raya Jagung Nasional Dipusatkan Di Saneo Dompu

Rabu, 06 Maret 2019

Peninjauan Lokasi Panen Raya Jagung di Saneo 
Dompu, Lensa Post NTB - Untuk kesekian kalinya panen raya jagung Nasional yang terpusat di Kabupaten Dompu akan digelar lagi setelah sebelumnya pernah dilakukan di Desa Kampasi Meci Kecamatan Manggelewa oleh Presiden Joko Widodo pada April 2015 lalu, dan oleh beberapa Menteri dan pejabat pusat lainnya. "Tahun ini rencananya Presiden Joko Widodo akan kembali melakukan panen raya jagung yang dipusatkan di Desa Saneo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu yang dilaksanakan pada bulan Maret ini".
Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Ilham, SP, usai meninjau lokasi panen raya jagung di Desa Saneo Rabu (6/3). Peninjauan lokasi panen raya jagung yang dihadiri Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, beserta jajarannya, sekaligus penyampaian pesan singkat Bupati diatas Menara Pandang, karena indahnya pemandangan lokasi dengan hamparan hijau gunung dan jagung secara spot and spot dan dari kejauhan tampak lautan teluk Cempi yang menjadi pemandangan indah lokasi panen raya jagung kali ini, ungkap Bupati lewat video info Humas Dompu.

Selain itu, Ilham memaparkan bahwa "Lokasi panen raya jagung Desa Saneo yang membutuhkan waktu sekitar 90 menit dari Bandara Sultan Salahuddin Bima itu merupakan lokasi yang sangat strategis karena lokasi tersebut terhampar sekitar 9500 hektar jagung  dari berbagai varietas unggulan seperti, NK, Bisi, Pioneer dan lainnya yang menjanjikan para petani memanen hasil pertaniannya dengan maksimal". Ilham juga menambahkan bahwa "Lahan jagung yang membentang diatas ketinggian 1300 Diatas Permukaan Laut itu akan menjadi pesona tersendiri untuk menikmati keindahan pemandangan dataran tinggi dengan hamparan jagung yang seolah tidak ada batasnya itu". Ilham juga menyampaikan bahwa dalam rencana awal, Presiden Joko Widodo akan melakukan panen raya tersebut, dan jika batal, maka Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan, Gubernur NTB, Kadis Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB akan melakulan panen raya jagung tersebut, papar Ilham. (DEOR - TIM LENSA POST NTB)