Pasca Deklarasi Isu Rabies, Pemasaran Ikan Soro Kembali Normal
Cari Berita

Advertisement

Pasca Deklarasi Isu Rabies, Pemasaran Ikan Soro Kembali Normal

Rabu, 06 Maret 2019

Camat Kempo, Lukman, BA

Dompu, Lensa Post NTB - Para nelayan dan para pedagang di Desa Soro Barat dan Desa Soro Timur Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu NTB merasa senang dan lega atas kembali normalnya aktivitas mereka sebagai penjaja dan penangkap ikan. Pasalnya hingga 2 minggu pasca dideklarasikan makan ikan bersama yang diinisiasi pemerintah Kecamatan Kempo dan Puskesmas Kempo beserta seluruh Kepala Desa se Kecamatan Kempo dari hari ke hari semakin menampakkan perubahan. Ini terbukti dari transaksi di pasar ikan Soro yang kembali normal setelah sebelumnya sempat menurun akibat merebaknya isu kontaminasi virus rabies kedalam ikan di lautan Soro.

Camat Kempo, Lukman, BA, mewakili seluruh pedagang dan nelayan di Soro Kempo mengaku senang setelah kembali normalnya aktivitas dan perdagangan mereka, karena sejak ditetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies di kabupaten Dompu pada 17 Januari lalu, perdagangan ikan di Soro menurun drastis, dari sebelumnya harga ikan hingga Rp. 900 ribu per baskom, sejak KLB harga ikan menurun hingga Rp. 300 ribu/baskom.  

Fenomena ini berlangsung sekitar 1,5 bulan hingga dideklarasikan makan ikan bersama untuk menangkal merebaknya isu kontaminasi virus rabies kedalam ikan, dan hasilnya perdagangan dan penangkapan ikan di Soro kembali normal seperti sebelumnya. Untuk itu Lukman merasa bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu merehabilitasi isu kontaminasi rabies ini, dan berharap agar masyarakat makin meningkat dalam mengkonsumsi ikan. Menurut data hingga 1 minggu terakhir tidak ada lagi korban gigitan anjing di Kecamatan Kempo, jelas Lukman mengakhiri. (DEOR - TIM LENSAPOST NTB)