Dana 25 Juta, Bank Sampah Bisa Terwujud
Cari Berita

Advertisement

Dana 25 Juta, Bank Sampah Bisa Terwujud

Selasa, 30 April 2019

Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M. Sc (Ketua TP PKK Provinsi NTB )

Dompu, 19bersatu.com-- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M. Sc saat menghadiri acara Road Show dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 47 dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2019 di IKM Mart Desa Mangge Asi Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu,  Selasa (30/4) mengimbau agar di semua desa dibangun bank sampah.
Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah antara sampah organik dan anorganik.  Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.
"Di desa - desa supaya diwujudkan bank sampah. Dengan dana 25 juta sudah bisa terwujud bank sampah," tandasnya.
Istri Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah ini menegaskan keberadaan  bank sampah sangat penting di desa - desa ditinjau dari berbagai aspek. Pada aspek lingkungan maka akan terwujud lingkungan yang bersih dan indah. Dari aspek kesehatan, penanganan sampah yang baik akan mencegah dari penyakit-penyakit berbasis lingkungan. Disebutnya stunting terjadi salah satunya karena tidak terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat. Sedangkan dari segi ekonomi keberadaan bank sampah akan mendatangkan tambahan penghasilan bagi keluarga karena sampah rumah tangga yang telah dipilah-pilah dapat dijual di bank sampah.
"Diharapkan ibu-ibu PKK bisa menggerakkan ibu-ibu di wilayah masing-masing untuk memilah-milah sampah. Sampah organik diolah jadi kompos dan sampah anorganik bisa dijual," ujarnya penuh harap. (AMIN)