FPT Jadi Spirit Kehidupan Berdemokrasi
Cari Berita

Advertisement

FPT Jadi Spirit Kehidupan Berdemokrasi

Jumat, 12 April 2019


Dompu, 19bersatu.com-- Festival Pesona Tambora (FPT) 2019 tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan destinasi wisata tetapi juga berdampak positif pada sisi yang lain. Salah satunya adalah masalah politik.

Hal itu dikemukakan oleh Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah saat membuka acara puncak Festival Pesona Tambora (FPT) 2019 di Doro Ncanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu NTB pada Rabu  (11/4) kemarin.
Dikatakan Bang Zul, panggilan familiarnya  perhelatan FPT yang telah berlangsung dalam 5 tahun berturut-turut membuktikan kuatnya rasa kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat. Meskipun ada yang sebelumnya tidak saling mengenal dan dari desa/kelurahan maupun kecamatan yang berbeda tetapi bisa menginap bersama di padang savana Doro Ncanga.
"Festival Pesona Tambora mengajarkan kita untuk hidup bersama walaupun beda.
Mudah-mudahan spirit Festival Pesona Tambora ini juga dapat ditunjukkan pada Pemilu 17 April nanti," harapnya.

Lebih lanjut Bang Zul menegaskan perbedaan pilihan di dalam berpolitik adalah hal yang biasa. Karena itu janganlah mengorbankan persaudaraan di antara sesama.
"Jangan sampai karena beda calon presiden, karena beda calon legislatif, beda pilihan partai politik lalu kita kehilangan persaudaraan," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, Drs. H. Syamsul H. Ilyas, M. Si saat membacakan doa juga memohon kepada Allah agar Pemilu Serentak 2019 berlangsung dengan aman dan damai serta membawa kesejukan.
"Ya Allah yang Maha Perkasa, hindarkanlah kami dari fitnah dan marabahaya. Jauhkan kami dari perpecahan dan permusuhan dan berikanlah rasa aman, damai dan kesejukan di antara kami terutama dalam menyongsong Pemilu 17 April 2019 ini. Jadikan di antara kami saling mengasihi, saling menolong dan hormat - menghormati serta jadikanlah Hari Jadi Dompu ke 204 ini sebagai memendam untuk membangun dan memajukan masyarakat Dompu yang beriman, bertaqwa, berakhlaq mulia, maju, sejahtera dan makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran sehingga terwujud Kabupaten Dompu yang Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghofuur," pintanya. (AMIN)