Kantor Bahasa NTB Gelar Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia
Cari Berita

Advertisement

Kantor Bahasa NTB Gelar Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia

Rabu, 17 April 2019


Dompu, 19bersatu.com-- Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat kembali menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Kemahiran Berbahasa Indonesia  bagi Pendidik di Kabupaten Dompu (16/4/2019). Kegiatan yang dihadiri 100 guru SMP dan SMA/sederajat di Kabupaten  Dompu ini dilaksanakan di Aula Gedung Darma Wanita Kabupaten Dompu.

Narasumber kegiatan ini ialah Drs. Songgo Siruah, M.Pd. (Kepala Kantor Bahasa NTB) dan Zainal Afradi, S.Pd., M.M. (Kabid Dikdas pada Dinas Dikpora Kabupaten  Dompu).
Dalam sambutannya Zainal Afrodi merespon positif program dari Badan Bahasa NTB untuk melakukan Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) sebagai syarat sertifikasi.
Selanjutnya Zainal meminta agar guru di semua tingkatan dapat memperhatikan proses belajar mengajar mengunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai Ejaan yang Disempurnakan (EYD).
Sementara itu, Kepala Kantor Badan Bahasa NTB,  Drs. Songgo Siruah, M.Pd mengemukakan bahwa kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Kemahiran Berbahasa Indonesia itu sebagai perwujudan dari amanat  Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan dan PP Nomor 57 Tahun 2014 tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, serta Peningkatan Fungsi Bahasa Indonesia (pasal 17--20) serta Permendikbud Nomor 70 tahun 2016 tentang Standar Kemahiran Berbahasa Indonesia.
Siruah mengatakan bahwa masih banyak terjadi ketidaksesuaian di dalam menggunakan Bahasa Indonesia yang  baik dan benar, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.
Dia mencontohkan penulisan surat dinas masih sering dijumpai kekeliruan dalam penggunaan akhiran -nya, penulisan gelar akademik atau gelar keagamaan, penempatan tanda baca titik dan koma, penempatan preposisi dari, di dan ke, penggunaan kata ganti personal maupun penggunaan kata sambung (konjungsi).
"Seperti dalam kalimat penutup surat dinas masih sering ditulis : atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih. Yang benar adalah : atas perhatian bapak/ibu/saudara (pilih salah satu) kami ucapkan terima kasih," jelasnya memberi contoh.
Pada kegiatan ini, seluruh peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti simulasi tes UKBI sebagai latihan untuk mengikuti UKBI yang sesungguhnya. Karena salah satu persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi guru ke depan harus memiliki sertifikat UKBI. (AMIN)