Misteri Laka Maut di Hu'u Mulai Terkuak
Cari Berita

Advertisement

Misteri Laka Maut di Hu'u Mulai Terkuak

Rabu, 03 April 2019

Aulia (15), Korban Selamat Dalam Lakalantas Maut
 di Depan Mapolsek Hu'u, Selasa (5/3)
Dompu, 19bersatu.com-- Kecelakaan maut yang menewaskan Sri Jumiati (15), warga Dusun Adu Desa Adu Kecamatan Hu'u dan Hijrah A. Latif (15), warga Dusun Lanta Desa Rasabou Kecamatan Hu'u pada Selasa sore (5/3) di Desa Rasabou tepatnya di depan Mako Polsek Hu'u Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu NTB mulai terkuak.
Dikutip dari www.berita11.com terungkap fakta berdasarkan keterangan Aulia (15), salah satu korban yang selamat atas peristiwa itu.
Menurut pengakuan  warga Dusun Konca Desa Cempi Jaya Kecamatan Hu'u yang baru pulang dari menjalani perawatan intensif di RSU Mataram ini, kecelakaan diduga kuat karena menabrak kambing hingga terjatuh kemudian dilindas oleh sebuah mobil pick up berwarna putih dari arah belakang.
Aulia menuturkan kronologi kejadian dimulai saat ketiga pelajar SMP ini berboncengan satu unit sepeda motor pulang dari arah Lakey  usai menghadiri acara ulang tahun temannya di hotel Perahu yang terletak di objek pariwisata Lakey Beach.

Menurut Aulia, dalam perjalanan mereka dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi itu, ada satu unit mobil pick up berwarna putih yang terus membuntuti mereka dari belakang. Ulah pengendara pick up yang selalu membuntuti mereka itu sempat membuat mereka bertanya - tanya.
"Saya menengok ke belakang ada mobil pick up. Ketika kami pelan laju motor, mobil itu ikut pelan juga. Saya perhatikan mobil yang mengikuti kita mulai dari tempat orang yang berjualan Mie Ayam hingga ke Toko Putri baru selesai saya menengok ke belakang," ungkap Aulia saat didatangi wartawan ke rumahnya, Rabu (3/4) siang.

Aulia melanjutkan tiba di depan Mapolsek Hu'u, yang berjarak tidak terlalu jauh dengan toko Putri  ada seekor kambing yang menyebrang jalan kemudian ditabrak. Namun, ketika ditabrak sepeda motor yang dikendarai tidak langsung jatuh karena hanya benturan ringan saja.

"Saat tabrak (kambing) itu saya masih sadar, setelah tabrak kambing setirnya sempat oleng-oleng tiga kali dan saya sempat bilang sama almarhumah yang nyetir motor itu supaya pelan-pelan," jelas Aulia.

Saat jatuh, lanjut Aulia, dia sempat tidak sadarkan diri, Namun, tidak lama kemudian Aulia sadar dan melihat kedua temannya sudah berlumuran darah dan otak salah satu temannya sudah berceceran di jalan.

Saat melihat kedua temannya dalam keadaan seperti itu, Aulia spontan berteriak histeris kerena tidak tahan melihat darah dan kedua temannya, sehingga dia lemah dan jatuh seketika yang mengakibatkan tangan bagian kanannya patah.

"Ketika saya sadar dan melihat teman-teman saya sudah terkapar dan banyak darah dan otak berceceran saya nggak kuat dan berteriak dan jatuh pingsan. Saat itulah tangan saya patah saya masih bisa merasakan itu. Dan tiba-tiba saya sadar sudah berada di Puskesmas Rasabou," ucap Aulia.

Aulia sempat membandingkan dengan peristiwa yang pernah dialami pada jauh hari sebelumnya saat menabrak seekor sapi akan tetapi tidak terjadi sebegitu parah dengan menabrak seekor kambing. Hal itu yang membuat Aulia merasa heran.

"Dulu kita pernah menabrak sapi tapi tidak sampai gini, hanya lecet biasa hanya motor yang agak rusak berat. Sedangkan kejadian ini hanya tabrak kambing dalam kecepatan rendah, dua orang teman saya meninggal, motor yang ditumpangi tidak rusak," heran dia.

Sementara, ayah kandung Aulia, Juraid (35), sangat berharap atas peristiwa naas yang dialami buah hatinya untuk bisa mengungkap terduga pelaku.

"Saya sebagai orang tua, sangat membutuhkan keadilan untuk anak saya dan berharap pada pihak kepolisian untuk bisa mengungkap siapa pelaku di balik semua ini," harapnya. (AMIN)