Wujudkan Pemilu Serentak Yang Aman, Damai dan Sejuk, Polres Bima Gelar Tabligh Akbar
Cari Berita

Advertisement

Wujudkan Pemilu Serentak Yang Aman, Damai dan Sejuk, Polres Bima Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 06 April 2019

Kapolres Bima, AKBP Bagus S. Wibowo, S.I.K saat memberi sambutan, sabtu (6/4/2019)
Bima, Lensa Pos NTB – Peringatan Isra Mi’raj yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar Polres Bima begitu meriah, sedikitnya 1000 orang masyarakat hadir pada acara yang bertema “Dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Guna mewujudkan pribadi yang sholeh dalam membangun demokrasi yang sehat tanpa hoax dan ujaran kebencian jelang Pemilu 2019 Kabupaten Bima yang aman, damai dan sejuk”.  

Acara yang digelar di Aula Paruga Nae Kecamatan Bolo, sabtu (6/4/2019) mulai pukul 09.00 wita, dihadiri Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo, S.Ik, Waka Polres Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Ketua MUI Kabupaten Bima, Ketua KPU Kabupaten Bima, Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Danramil Bolo, Para Perwira Polres  Bima, Para Kapolsek  jajaran Polres  Bima, Kepala Desa Se Kecamatan Bolo, Madapangga dan Soromandi, dan masyarakat, dan dihadirkan 2 orang Penceramah, yakni Ust. Islamuddin, S.Pd.I dan ust. Muhammad Fadil Abdullah,S.Pdi. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustad Ihwan S.pd, dan Bripda Anggun P.  
Kapolres Bima, AKBP Bagus S. Wibowo S.I.K dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang menghadiri undangan ini. Kapolres Bima mengingatkan, bahwa beberapa hari lagi pesta demokrasi Pemilu serentak akan digelar, untuk itu, kiranya sebagai WNI yang memiliki hak pilihnya sebagaimana diatur dalam ketentuan, wajib hukumnya untuk melaksanakan pesta demokrasi secara aman, damai dan sejuk. AKBP Bagus juga menjelaskan bahwa "TNI - Polri dalam hal ini mempunyai peran penting untuk mengamankan pesta demokrasi tersebut. Namun kiranya, hal itu tentu dapat didukung oleh seluruh element masyarakat secara aktif, sehingga demokrasi dapat terselenggara dengan aman dan kondusif. Disamping itu, perlu juga diketahui oleh masyarakat bahwa TNI-Polri tetap menjujung tinggi Netralitasnya dalam pesta demokrasi,"jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bima, Imran S.Pd.I dalam sambutannya mengapresiasi pada jajaran Polres Bima yang telah menginisiasi Tabligh Akbar ini. "Ini salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat, guna  meningkatkan nilai keimanan kita semua sehingga dapat menepis isu - isu maupun berita Hoax yang selama ini sudah menjamur di lapisan masyarakat, sehingga masyarakat awam pun terisolir hingga berdampak di masyarakat saling tuding -menuding kerap dilakukan dengan hal tersebut. Dampak inilah rentan membuat kisruh di lapisan masyarakat,"katanya.  

Sementara itu, Ust. Islamuddin, S.Pd.I dalam ceramahnya mengingatkan bahwa kita sebagai orang yang beriman dan beragama kiranya jangan mudah percaya akan isu maupun berita Hoax apapun bentuknya yang sengaja dibuat oleh oknum -oknum tertentu untuk memecah belah tali persaudaraan satu sama lainnya. "Rasululullah Muhammad SAW mengajarkan kita untuk tetap saling cinta dan kasih sayang diantaranya. Juga melarang kita untuk berpecah belah, karena berpecah belah antara sesama adalah bagian perbuatan menyimpang dari tuntunannya,"urainya. Ia juga mengajak kepada seluruh komponen dan elemen yang ada, baik itu Polri, Jaksa, Hakim dan utama dirinya untuk dapat berlaku jujur dan adil. Jujur adalah kunci hidup bahagia. Kejujuran erat kaitannya dengan hati nurani. Berucap dan berperilaku jujur merupakan suatu sikap menghargai dan menghormati sesama utamanya diri kita. "Sikap jujur merupakan perilaku yang didorong oleh hati nurani. Dengan hati nurani tersebut akan dapat membentuk karakter kita. Misalnya dikesempatan demokrasi pemilu di 17 April mendatang sukseskan pesta demokrasi dengan aman damai dan sejuk,"ajak Ustz Islamudin, S. Pdi.

Senada juga disampaikan Ust. Muhammad Fadil,S.Pdi terkait berita Hoax kiranya kita tak perlu percaya. Yang mana hal tersebut dapat merusak kesadaran generasi serta ahlak bangsa kita secara perlahan. "Hoax merupakan bentuk propaganda kepada masyarakat luas yang sengaja di sebar oleh oknum - oknum yang tak jelas identitas dan alamatnya. Hal itu sengaja diramu sedemikian rupa oleh mereka guna mencederai individu, kelompok dan bangsa, serta  hukum dalam agama islam maupun konstitusi negara, "terangnya ustz Muhammad Fadil, S. Pdi. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Kecamatan Bolo. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pengundian dan pembagian doorprize. (LP.NTB)