Pemilu Dinilai Curang, Warga Desa Ranggo Blokade Jalan
Cari Berita

Advertisement

Pemilu Dinilai Curang, Warga Desa Ranggo Blokade Jalan

Kamis, 02 Mei 2019

Dompu, 19bersatu.com-- Sejumlah warga dari Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu NTB,  Kamis (2/5) melakukan aksi blokade jalan. Lokasi yang diblokir adalah di jalan raya Lintas Lakey tepatnya  sebelum Pondok Pesantren Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo bila dilihat dari arah Kota Dompu. Puluhan warga setempat menutup jalan raya  dengan cara menebang sejumlah pepohonan trembesi besar yang tumbuh di pinggir jalan di sekitar lokasi tersebut. Hal itu dilakukan karena mereka menengarai adanya indikasi kecurangan dalam proses Pemilu 2019 khususnya di internal Partai Golkar pada Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Dompu, Pajo dan Hu'u.

"Ada terjadi pergeseran suara di internal Partai Golkar," ungkap salah seorang warga Desa Ranggo.
Ia menyebutkan dugaan kecurangan itu di Kecamatan Dompu terjadi di TPS 2 Desa Mbawi, TPS 6 Kelurahan Bada, dan TPS 1 Desa Karamabura. Adapun di Kecamatan Hu'u di TPS 2 Desa Jala. Dikatakannya ada dugaan pelanggaran juga di 2 TPS di Kecamatan Pajo yaitu di TPS 7 Desa Tembalae dan TPS 7 Desa Ranggo. "Tetapi di 2 TPS ini sudah diclearkan tidak ada lagi persoalan," ujarnya. Mewakili massa aksi warga yang bernama Rifaid ini meminta kepada Bawaslu dan KPU Kabupaten Dompu untuk melakukan penghitungan ulang surat suara di TPS - TPS yang diduga kuat bermasalah itu supaya persoalannya selesai. "Atau hadirkan saja pengawas pemilu di beberapa TPS yang bermasalah itu tidak usah membuka peti (kotak suara)," tuntutnya. Rifaid menambahkan pihaknya sudah melaporkan dugaan kecurangan tersebut ke Bawaslu Kabupaten Dompu sekitar 5 hari lalu. "Sekarang ini informasinya sudah dilimpahkan ke Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) di Polres Dompu," ucapnya.
Informasi yang dihimpun media ini aksi blokade jalan menggunakan kayu-kayu besar itu terjadi sejak pukul 09.30 Wita. Namun karena proses negosiasi yang dilakukan aparat TNI maupun POLRI, sekitar pukul 12.30 Wita jalur tersebut dibuka kembali. Pada sore hari aksi tutup jalan kembali dilakukan dengan menebang sejumlah pepohonan besar lainnya. Hal itu mengakibatkan arus lalu lintas kembali mengalami lumpuh total.  Kendaraan dari arah Kota Dompu menuju Kecamatan Hu'u dengan terpaksa harus mengambil jalur alternatif yang cukup jauh melalui Jalan Lintas Jambu. Demikian pula bagi kendaraan dari arah Hu'u yang menuju arah Kota Dompu. Pantauan langsung media ini pada Kamis sore nampak sejumlah kendaraan diparkir di pinggir jalan karena tidak bisa melintas berharap jalur tersebut dibuka. Bahkan bus angkutan umum jurusan Hu'u yang mangkal di depan Rumah Sakit Umum Dompu terpaksa menurunkan semua penumpangnya karena adanya pemblokiran jalan tersebut. Hingga pukul 18.00 Wita jalur tersebut masih ditutup dengan kayu-kayu besar utuh yang baru ditebang dan belum ada tanda-tanda akan dibuka. Nampak sejumlah anggota TNI dan POLRI bersiaga di lokasi tersebut. (AMIN)